Kisah Cintaku Dengannya


Kisah Cintaku Dengannya

 Awalnya sih semuanya biasa saja. Menjalani rutinitas yang biasa-biasa saja. Bangun pagi, mandi, sarapan, kuliah, pulang, ke kamar, dengerin musik, nonton tv, makan, nonton tv lagi, dengerin musik lagi, terus tidur, bangun tidur, dan begitulah rutinitasnya. Amat sangat membosankan. Tapi semua berubah ketika ada seorang gadis manis yang datang mewarnai hidupku. Dialah gadis yang sebenarnya aku cari selama ini. Dia memiliki sikap yang tak jauh beda denganku. Aku selalu memanggilnya sebagai "My Hijabi Queen".

 Ya, dia adalah gadis manis yang mengenakan hijab. Sungguh memang gadis yang menenangkan hati. Dia adalah kekasihku. Tapi, kenyataannya adalah kami berdua menjalani sebuah hubungan jarak jauh, atau bahasa kerennya adalah "Long Distance Relationship". Kami sepakat menjadi sepasang kekasih pada bulan Mei 2015 lalu. Walaupun jarak memisahkan kami, tapi kami tetap setia satu sama lain. Kami memiliki masa lalu yang sama dalam hal percintaan. Yaitu adalah kami pernah di khianati selama dua kali. Karena pernah merasakan sakitnya di khianati, akhirnya kami berjanji untuk saling setia. Selama kami menjalani hubungan kami, banyak hal yang telah kami alami.

 Baik itu susah, senang, tawa dan sedih. Kami lewati bersama. Masalah komunikasi, kami merasa baik-baik saja. Walaupun terkadang diantara kami ada yang jarang memberi kabar. Baik itu aku atau dia, tapi kami tetap saling percaya satu sama lain. Walaupun ada orang yang berkata yang tidak mengenakkan tentang hubungan kami berdua, misalkan "Nanti gimana kalo tau-tau dia punya pacar lagi". Kami selalu mejawab "Gak mungkin lah, Aku percaya koq sama dia..". Kalimat itu yang selalu kami ucapkan. Ya menurutku, rasa saling percaya adalah kunci dari sebuah hubungan. Apalagi dalam menjalani sebuah hubungan jarak jauh. Oh ya, kalau dihitung-hitung dari bulan Mei sampai bulan Oktober. Kami sudah lima bulan berpacaran. Dan dalam waktu lima bulan, kami baru bertemu satu kali selama pacaran. Itu juga karena pertemuan yang tidak di sengaja. Hal itu terjadi karena kesibukan kami masing-masing. Sulit sekali bagi kami untuk menentukan waktu untuk bertemu. Rencananya akhir tahun ini kami akan bertemu. Tapi tidak tau apakah akan terjadi atau tidak. Dan bulan November nanti, kekasihku itu berulang tahun yang ke 19.

 Aku berencana untuk menemuinya dihari ulang tahunnya itu. Tak hanya menemuinya, rencananya aku akan memberikan kejutan untuknya dan memberikan kado ulang tahun untuknya. Itu baru rencana sih, Tapi semoga saja dapat terealisasikan. Ya itulah harapan ku. Bayangkan saja, sudah lima bulan pacaran tapi baru ketemuan satu kali?. Padahal jarak diantara kami berdua hanya antara Depok dan Bekasi. Super sekali, kata orang mah Depok dan Bekasi tuh dekat. Tapi kami sulit untuk bertemu. Ya mungkin karena kesibukan kami yang sangat padat. Sehingga kami sulit untuk menentukan waktu untuk bertemu. Saking sibuknya, belakangan ini kami jarang komunikasi.

 Walaupun kami jarang komunikasi, hubungan kami tetap berlanjut sampai saat ini. Pernah tepikir olehku untuk menikahinya di usia muda. Tapi masalahnya, aku belum punya penghasilan tetap untuk bisa menafkahinya. Ya semoga saja kami bisa bertahan sampai kami menikah dan sampai memiliki anak cucu.

Komentar