Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2014

Harapanku

Entah mengapa hatiku selalu berdebar-debar saat aku ada di dekatmu? Entah mengapa dadaku selalu sesak saat aku memikirkanmu? Kau berhasil membuatku ingin selalu bersamamu. Dan kau berhasil membuatku jatuh hati padamu. Aku ingin sekali menjadi kekasihmu. Menjadi orang yang selalu ada dihatimu. Aku juga ingin kamu selalu hadir dalam mimpiku. Walaupun usia kita berbeda. Tapi.... Semua itu tak mungkin terjadi. Karena, dirimu telah menjadi milik yang lain. Itu cukup membuatku patah hati. Aku hanya bisa bersabar dan menerima semua ini. Namun, aku berharap suatu saat nanti kau akan menjadi kekasihku. Menjadi orang yang selalu menghiasi hari-hariku dengan senyumanmu. Jujur... Aku sangat menyayangimu. Dan aku yakin bahwa kau akan menjadi kekasih hatiku.

Sebab-Akibat

Hmmm... Kenapa? Kenapa aku selalu seperti ini? Selalu saja aku yang mengalah? Selalu saja aku yang mengerti? Selalu saja aku yang pahami? Aku lelah jika selalu seperti ini. Tidak kah kau mengerti? Semua ini aku lakukan untuk mengalahkan ke egoisanku. Dan aku memilih untuk memaafkanmu. Itu aku lakukan demi kebaikan hubungan kita. Tapi.... Jika suatu saat nanti aku mulai lelah dan menyerah. Jika aku mulai jenuh dengan semuanya. Maka saat itulah kamu harus mengerti. Bahwa itu adalah hasil dari keegoisanmu sendiri.